Ikuti @TKD_AntasariBJM

Berita Terbaru

Kabut Asap Mengganggu Proses Latihan Para Atlit UKM BD TAEKWONDO UIN Antasari Banjarmasin

Kamis, 12 September 2019 UKM BD Taekwondo UIN Antasari Banjarmasin menjalankan latihan seperti biasa, namun dalam pelaksanaannya kegiatan latihan tidak berjalan dengan lancar, dikarenakan adanya gangguan berupa kabut asap akibat dari kebakaran hutan yang sedang terjadi. Tetapi dalam latihan tersebut para Atlit tetap bersemangat mengikuti kegiatan latihan demi persiapan untuk menyambut pergelaran akbar yaitu ANTASARI CUP REGIONAL KALIMANTAN KE-VII.
“Kabut asap memang tebal, namun tak menyurutkan semangat kami untuk menjalani latihan di hari ini dan akan memberikan yang terbaik untuk UKM di pertandingan nanti”, tutur salah seorang atlit yang mengikuti latihan. Keadaan sore di hari itu sangat berbeda karena kabut asap yang tebal para atlit tak bisa berlatih secara maksimal dikarenakan sangat mengganggu indera penciuman. Para atlit berharap agar pemerintah bisa menangani tentang perihal ini agar mereka bisa berlatih secara maksimal. SALAM OLAHRAGA!!!
Leave a Comment Read More

Semburat Pagi Tak Mendung

Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) merupakan sebuah momen penting bagi setiap UKM/UKK di UIN Antasari Banjarmasin setiap tahunnya. Terlebih UKM Beladiri yang memiliki beragam rupa dan warna. Mau tidak mau momen ini memaksa mereka berkompetisi menjaring mahasiswa-mahasiswi baru untuk dijadikan calon anggota berikutnya. Tidak ketinggalan UKM beladiri yang bersaing menampilkan atraksi-atraksi terbaik untuk memikat hati para mahasiswa baru.
Lebih-lebih UKM Beladiri Taekwondo UIN Antasari Banjarmasin yang mempersiapkan penampilan mereka dengan hingga jauh-jauh hari sebelumnya. Latihan-latihan tambahan pun diberlakukan untuk semua anggota agar siap untuk tampil di rangkaian acara PBAK. Penampilan demi penampilan pun di persembahkan di 3 rangkaian acara PBAK. Sehingga tidak kurang dari 6 penampilan hingga acara PBAK berakhir. Selanjutnya pengurus UKM BD taekwondo langsung membuka pendaftaran, tujuannya agar semua mahasiswa baru yang tertarik dengan taekwondo dapat langsung mendaftarkan diri dan mengikuti rangkaian kegiatannya.
Lalu seperti apa pengurus memandang anggota baru, sehingga mempersiapkan banyak hal untuk menyambut mereka. Sekedar penyampung estafet atau mengizinkan  inovasi, dan pemikiran segar? Untuk mengulangi hal-hal yang dilakukan pengurus sebelumnya,  karena itu ‘pekerjaan terbaik’ lalu melanjutkan hal-hal yang tidak tercapai. Atau menjadi pewaris UKM yang ‘mengecat’ ulang seluruh UKM. Terlepas dari dua kemungkinan diatas, logisnya pengurus punya keharusan untuk memiliki anggota baru, karena tidak selamanya pengurus jadi pengurus. Karena setiap mahasiswa harus lulus.
Lebih dari itu, pengurus tentu punya harapan besar terhadap penerus-penerus UKM. Untuk menemukan solusi terhadap persoalan-persoalan yang membatu tak terselesaikan. Mulai dari kehilangan anggota hingga kehilangan kualitas anggota. Lalu semuanya seperti permasalahan tanpa jalan keluar, sebuah masalah klasik. Katanya. Namun apa yang benar-benar buntu jika ada angin segar pemikiran baru, sebuah harapan akan perbaikan. Lalu jika harus, sebuah perombakan besar.
Apalah artinya ego dan kekhawatiran jika satu-satunya jalan adalah perombakan, maka anggota bukan pengurus  mestinya lapang dada soal itu. Memahami bahwa pengurus besok jelas-jelas menjalani dan tahu paling banyak soal kondisi  UKM.  Meskipun lagi-lagi ada beberapa hal yang mesti benar-benar jadi PR buat semuanya. Hal-hal mendasar yang menjadikan UKM Taekwondo itu ia. Misalkan pengurus adalah Taekwondoin, seharusnya itu bukan permintaan sulit. Tapi serealitanya berbeda. Untuk sekarang.
Semburat pagi cukup cerah untuk sekarang. Hanya saja tidak ada badai datang tak berkabar di musim ini. Penerus bukanlah selembar kertas yang bisa ditulisi sesukanya. Ego tidak pernah layak mendikte perubahan. Tapi harapan boleh meminta, setidaknya menjawab beberapa kekhwatiran tentang eksistensi UKM. Eksistensi anggota dan kualitasnya.
Leave a Comment Read More

LATIHAN MANDIRI TAEKWONDO SAAT DILANDA MAGER

Annyeong Haseyo
Disaat liburan paling enak untuk bermager-mageran ya’ kan, akan tetapi lain halnya dengan mahasiswa UIN ANTASARI BANJARMASIN terutama anak-anak taekwondonya, walaupun liburan kuliah anggota taekwondo tetap melaksanakan latihan secara mandiri, yang dilakukan di tempat masing-masing.
Berlatih taekwodo tidak selamanya harus didampingi oleh guru yang memang sudah professional, latihan tekwondo bisa dilakukan sendiri dirumah dengan melakukan Teknik-teknik latihan yang tidak terlalu berat.
Ada beberapa Teknik dan cara berlatih yang dapat dilakukan sendiri dirumah, akan tetapi sebelum melakukan latihan sendiri dirumah lebih baiknya melakukan pemanasan terlebih dahulu. Setelah itu bisa dilakukan dengan latihan seperti biasa. Latihan pertama yakni POOMSAE (rangkaian gerakan jurus) dan bisa juga melakukan peregangan/pelenturan tubuh, latihan kedua yakni KYUKPA (pemecahan benda yang keras) pada latihan kyukpa dapat berlatih dengan gerakan seperti memukul, menedang, menyabet, atau bahkan bisa dengan kekuatan jari tangan yang dilakukan dengan menyabet, atau bahkan bisa dengan kekuatan jari tangan yang dilakukan dengan benda keras. Latihan ketiga yakni KYORUKI (pertarungan) cara melakukan latihan taekwondo sendiri dirumah dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa media. Misalnya dengan bantuan alat atau samsak yang menyerupai bentuk orang atau bisa dengan membayangkan ada lawan dihadapan.
Nah mungkin sebagian itu saja yang bisa kami bagi untuk kalian semoga bermanfaat, tetap latihan ya☺,walaupun ada mager-magernya dikit ckckckk


SALAM MANIS
Leave a Comment Read More

Pentingnya Olahraga di Bulan Puasa

Banyak orang menjadikan puasa sebagai alasan untuk mengurangi aktivitas fisik sehari-hari, termasuk olahraga. Padahal, olahraga jadi kebutuhan yang perlu dilakukan rutin, sama seperti makan dan minum.
Oleh karena itu, para ahli menyatakan berolahraga saat puasa tetap perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Kenapa saat puasa tetap perlu olahraga? Karena membawa macam manfaat pada tubuh banyak ahli yang setuju bahwa olahraga di bulan puasa itu sangat aman. Sebuah penelitian menunjukkan bukti bahwa berpuasa selama 30 hari berturut-turut tidak melakukan olahraga sedikitpun maka dapat mengurangi kekuatan dan kebugaran tubuh.



Berhenti berolahraga selama sebulan saat puasa efeknya sama dengan tidak olahraga selama 4 bulan. Maka para ahli menyarankan untuk melakukan olahraga selama puasa. Tentu saja jenis, intensitas, dan bobot olahraga saat puasa perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. Adapun jenis olahraga yang bisa dilakukan saat bulan puasa yakni jalan santai, yoga, bersepeda ataupun taekwondo yang dilakukan 90 menit sebelum berbuka puasa. Biasanya anggota taekwondo melaksanakan latihan rutin setiap hari selasa dan kamis pada jam-jam sore sebelum berbuka puasa walaupun bulan puasa anggota taekwondo tetap melaksanakan latihan karna latihan biasanya tidak terlalu berat dan biasanya terfokus hanya olahraga saja agar pada saat puasa tidak tertinggal sunnah olahraga. Walaupun puasa jangan pernah tinggalkan olahraga ya^^
Leave a Comment Read More

○○○○○○WTF○○○○○○

○○○Induk kami○○○

○○Antasari Cup○○